Puurau, Ngapa, Pemerintah Desa Puurau, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, telah menyelesaikan pembangunan Gedung Balai Kemasyarakatan Desa Puurau. Fasilitas tersebut kini menjadi pusat kegiatan sosial, pemerintahan, keagamaan, dan olahraga bagi masyarakat setempat.

Pembangunan gedung ini dilaksanakan melalui Dana Desa (DD) selama dua tahun anggaran, yaitu Tahun 2024 dan 2025. Proses pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), yang sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

Kepala Desa Puurau, Bapak Sudirman, menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Balai Kemasyarakatan merupakan hasil dari musyawarah desa yang menetapkan kebutuhan ruang publik sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.

“Selama ini masyarakat belum memiliki tempat yang representatif untuk kegiatan bersama. Melalui dukungan Dana Desa serta partisipasi aktif warga, akhirnya fasilitas ini dapat terwujud dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat,” ujar Bapak Sudirman.

 

Dua Tahun Pembangunan Secara Bertahap

Pembangunan gedung dilaksanakan secara bertahap selama dua tahun. Pada Tahun Anggaran 2024, fokus kegiatan diarahkan pada pembangunan struktur utama seperti pondasi, dinding, dan atap. Selanjutnya, pada Tahun Anggaran 2025, pembangunan dilanjutkan dengan pemasangan lantai, pengecatan, dan penataan interior, termasuk penyediaan sarana olahraga dalam ruangan.

Melalui sistem swakelola, kegiatan pembangunan ini tidak hanya efisien dalam penggunaan anggaran, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian lokal dan memperkuat partisipasi masyarakat desa.


Transparan dan Partisipatif


Seluruh tahapan pembangunan Gedung Balai Kemasyarakatan dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pemerintah Desa Puurau bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) secara rutin menyampaikan laporan perkembangan kepada masyarakat.

Selain itu, masyarakat turut berperan aktif melalui kegiatan gotong royong, mulai dari pembersihan lokasi hingga penyelesaian tahap akhir pembangunan.

“Pembangunan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah desa dan masyarakat. Dana Desa menjadi sumber pendanaan utama, sementara masyarakat berkontribusi dengan tenaga dan semangat kebersamaan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.

 

Fasilitas dan Pemanfaatan Balai Kemasyarakatan

Gedung Balai Kemasyarakatan Desa Puurau kini digunakan untuk berbagai kegiatan, di antaranya musyawarah desa, pelatihan aparatur, kegiatan PKK, Posyandu ILP, kegiatan keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Selain itu, gedung ini juga dilengkapi dengan fasilitas olahraga dalam ruangan seperti lapangan bulu tangkis dan meja tenis. Kegiatan olahraga biasanya dilaksanakan pada malam hari oleh para pemuda dan warga desa, sedangkan pada siang hingga sore hari gedung dimanfaatkan untuk kegiatan pemerintahan dan sosial.



Simbol Kemajuan dan Kebersamaan

Kehadiran Gedung Balai Kemasyarakatan ini dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas warga dan memperkuat semangat gotong royong di Desa Puurau. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus menjaga serta mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas ini agar tetap produktif dan berkelanjutan.

Pembangunan Balai Kemasyarakatan merupakan wujud nyata pengelolaan Dana Desa yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Pemerintah Desa Puurau akan terus berupaya agar fasilitas ini menjadi pusat kegiatan produktif yang mendorong kemajuan desa,” tutup Kepala Desa Puurau, Bapak Sudirman.